Entah mengapa , kenapa w nulis ini di blog gw . .
mungkin w terinspirasi dengan seorang penulis yang cukup ternama yang buat orang tertawa . .
sebut saja RA . .
gw deden dewantara sebut saja deden . . atau biasanya dipanggil Dewa ( walaupun banyak yang ga mau manggil w dengan nama itu karna terlalu keren atau mereka yang sirik)
lahir di kota yang disebut kota kembang , entah meengapa disebut kota kembang , samp[ai saat ini pun gw masih bingung , , padahal di bandung gw gak pernah ngliat kembang di jalan2 . .
gw lahir tanggal 03 januari 1992 (masih sangat muda, walaupun muka "agak sedikit" tua) di keluarga yang sederhana dan memiliki 5 orang adik (6 bersaudara)
gw tinggal di Bogor, cibinong
banyak banget yang w alami selama w idup di dunia yang aneh ini
mungkin langsung sajah karna w juga ogah-ogahan ngetik perjalanan hidup w . . .
mungkin w bercerita dari waktu TK walaupun agak meraba2 . hhe
sebelumnya gw tinggal di beberapa daerah di indonesia . . . waktu itu bokap masih pindah2 tugas oleh kantornya
pertama kalinya gw merasa kan namanya belajar di salah satu TK di medan . disana pula penderitaan pertama kali w disana . .
dari minum susu putih (dari dulu emang kurang suka susu putih . terutama susu bubuk) huuueeeekkkk!!!!
dari yang namanya maju tampil kedepan di depan panggung . itu penderitaan yang paling w takutin saat itu . .
banyak juga temen2 yang gak suka sama w . dari dijahatin , di jailin , di jauhin , di ejek2 entah kenapa mereka sampai segituh nya sama gw
memang dari dulu lebih banyak yang w rasakan adalah penderitaan batin yang cukup mendalam sampai saat ini . . (-_-)
ada salah satu anak yang w inget namanya yang bener2 gak suka sama w , Namanya Jipen yaa dia salah satu pemimpin genk di TK yang w tempatin . dari dia pernah nyelakain hidup w saat itu saat dia mendorong kan ayunan kayu pas kena muka w . untug yang kena telinga w bukan muka w .
dari salah satu penderitaan w ada juga pertama kalinya w suka sama seorang mahluk ciptaan tuhan yang entah datang nya dari mana. .
nama nya Mei , dia turunan orang cina (diliat dari paras mukanya sipit2 gituh) yaahh namanya cinta waktu TK, jadi hanya jadi seorang pengagum rahasia . . saat itu nyokapnya deket juga sama nyokap w
namun sampai saat ini w belum ketemu dia lagi (sekarang temen2 TK w kaya apa yaa sekarang) :)
namun selang selama setahun w pindah ke bogor dan langsung melanjutkan pendidikan w di sekolah dasar di SDN muara Beres . saat itu umur w memang tidak memenuhi syarat untuk masuk sekolah . .
namun dari beberapa sekolah di bogor ada satu yang nerima w akhir nya . .
penderitaan w di SD tidak jauh beda sama di TK . tetap ada beberapa orang yang ga suka sama w . tapi ada juga yang mau berteman sama w :)
w termasuk anak2 yang biasa2 saja di kelas . . w baru sadar pergaulan anak jaman sekarang bukan hanya sekarang saja yang mulai hancur . tapi saat w d SD memang sudah banyak yang hancur akan itu . dari namanya perkelahian antar teman . merokok . preman kelas . dan masih banyak lagi perilaku yang menyimpang . . ada saat itu salah satu temen w gak suka sama w . karna w suka sama seorang wanita di kelas w . namanya Rendi . dan wanita yang w sukain bernama Annisa Fauziah . yaa sebenarnya gak ada yang memihak ke w . malah ke duanya malah benci sama w . sampai w dibilang Anak Badak lah . memang saat itu penampilan w sangat besar . . yaa bayangin sajah pipi w saat itu . sampai nyokap suka cubit pipi w karna saking gemuknya . .
saat itu pertemanan w dengan orang sedikit . kebanyakan mereka hanya mau berteman yang selevel sama mereka . tapi yang w bingungin lagi ada juga anak2 yang berteman dikalangan bawah tetap juga tidak mau berbaur debgan anak2 lain . malah mereka membuat geng sendiri .
di situ lah w mulai berfikir . apasih mau nya anak2 ini . berteman saja milih2 . hmmm
dan akhirnya w mencoba untuk menyukai wanita lain . karna wanita yang w sukain timbal baliknya malah berbeda dan jauh dari harapan w . . ckckck
sampai akhirnya yang w rasakan hanya sakit hati dari mencintai wanita , , hha aneh memang w
akhirnya sampai juga lulus SD . w slalu berharap penderitaan w selama ini berkurang sedikit demi sedikit :)
masuk lah w SMP negeri yang ada di cibinong , SMPN 3 Cibinong . walaupun baru mempunyai gedung baru saat itu . memiliki fasilitas yang masih minim . yang penting w bisa melanjutkan sekolah w yang sewajarnya . . :)
saat kelas 1 w mulai menjalani hari2 dengan biasa . mempunyai best friend namanya Dicky SHE . kita sekelas hanya sampai kelas 2, kemudian kami berpisah . namun sampai sekarang w ga pernah putus silahturahmi dengan temen w tidak terlalu banyak pengalaman saat di kelas 1 . karna w hanya anak biasa2 sajah . . ada juga wanita yang w sukain saat itu . sampai w bela2in masuk eskul PMR cuma bisa liat dia . hha lucu jika mengingat saat itu . maklum Cinta Monyet . ckck gak cuma 1 yang w sukain di sekolah w . namanya hilda, ayu, ditha, masih banyak lagi sampai w lupa namanya siapa2 sajah . . ckck
waktu kelas 2 w sama dicky punya sohib wanita saat itu namanya Aprilyani dan Ditha Anggraeni . sampai akhirnya w sama dicky suka sama mereka ber2 . w suka sama ditha . dicky suka sama aprilyani . hha ampun dah . . . . . (to be continued) capek soobbbb, hha
Saturday, March 31, 2012
Tuesday, March 13, 2012
Sampai Ujung Dunia
Gilang (Gading Marten), Daud (Dwi Sasono) dan Anissa (Renata Kusmanto) sudah bersahabat sejak kecil. Mereka bertiga datang dari latar belakang yang berbeda. Satu cinta-cita Anissa yang dijanjikan untuk dipenuhi oleh kedua 'kakak' nya adalah, ingin berkeliling dunia
Waktu berlalu dan mereka beranjak remaja. Daud dan Gilang pun mulai menyadari bahwa perasaan sayang mereka kepada Anissa telah berubah menjadi cinta yang mendalam. Keduanya menyatakan cinta kepada sang gadis di saat yang hampir bersamaan. Anissa pun bingung, dia sama-sama mencintai kedua sahabatnya dan tidak mau pertemanan mereka retak. Akhirnya Anissa pun mempunyai ide untuk 'menyelamatkan' persahabatan itu. Anissa mengajukan syarat, barangsiapa yang bisa pertama kali mengajaknya berkeliling dunia, akan diterima sebagai kekasihnya
Ini menjadi motivasi untuk Gilang dan Daud. Selepas SLTA keduanya pun berpisah. Gilang melanjutkan sekolah di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia-Curug, sedangkan Daud diterima di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Merunda. Diam-diam mereka tetap berharap dengan profesinya nanti dapat mewujudkan keinginan Anissa.
Sampai akhirnya Anissa harus menyampaikan sebuah rahasia kepada keduanya. Bahwa rupanya, cita-cita Anissa mungkin tidak akan bisa tercapai bila tidak dilaksanakan secepatnya. Karna si gadis baru divonis memiliki penyakit kelainan jantung yang dapat berakibat fatal.
Bagaimana Gilang dan Daud menyikapi 'deadline' yang diberikan Anissa? Siapakah yang akan berhasil membahagiakan si gadis di masa-masa akhir hidupnya?
kutipan kapanlagi.com
Rindu untuk bertemu ibu tidak bisa dibendung dengan apapun caranya. Anissa (Renata Kusmanto) adalah seorang anak gadis yang dititipkan ibunya pada sebuah panti asuhan. Dia menyimpan mimpi untuk menyusul ibunya di Belanda. Terlebih setelah teman-teman panti berlalu satu persatu, Anisa jadi merasa kesepian.
Untunglah ada dua teman yang setia menemaninya, Gilang (Gading Marten) dan Daud (Dwi Sasono). Mereka tetangga panti, sehingga Anissa pun punya teman sepermainan. Perbedaan latar belakang pun tak menjadi halangan bagi mereka untuk menjalin hubungan yang lebih dekat. Hingga pada akhirnya, keduanya 'kakaknya' tersebut mengetahui keinginan Anissa untuk bertemu dengan ibunya, dan lantas berjanji untuk mewujudkannya.
Waktu berlalu dan mereka beranjak remaja. Daud dan Gilang pun mulai menyadari bahwa perasaan sayang mereka kepada Anissa telah berubah menjadi cinta yang mendalam. Keduanya menyatakan cinta kepada sang gadis di saat yang hampir bersamaan. Anissa pun bingung, dia sama-sama mencintai kedua sahabatnya dan tidak mau pertemanan mereka retak. Akhirnya Anissa pun mempunyai ide untuk 'menyelamatkan' persahabatan itu. Anissa mengajukan syarat, barang siapa yang bisa pertama kali mengajaknya ke Belanda, akan diterima sebagai kekasihnya.
Ini menjadi motivasi untuk Gilang dan Daud. Selepas SLTA keduanya pun berpisah. Gilang melanjutkan sekolah di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia-Curug, sedangkan Daud diterima di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Merunda. Daud yang datang dari keluarga sederhana berusaha mengejar beasiswa. Diam-diam mereka tetap berharap dengan profesinya nanti dapat mewujudkan keinginan Anissa.
Sementara Gilang dan Daud sibuk dengan pendidikannya, Anissa sibuk menyembunyikan sakit jantungnya. Ditambah dengan keinginan Anissa membantu keluarga Daud, kesehatannya semakin terabaikan. Saat kelulusan yang bersamaan Daud dan Gilang tidak bisa menemukan Anissa. Mereka baru tahu bahwa Anissa pingsan di UGD rumah sakit. Padahal perjalanan untuk mengantar ke Anissa baru dimulai. Juga penentuan pada siapa Anissa menambatkan hati semakin dekat.
Meskipun menggunakan 'resep' cerita di mana akhirnya sang tokoh utama jatuh sakit sebagai garis besar cerita, namun cerita Monty Tiwa ini terasa segar dengan dialog yang sederhana. Monty mempermainkan emosi penonton dengan cantik lewat alur maju mundur yang tidak ribet sehingga penonton tidak akan kesulitan. Monty memberi narasi yang nikmat untuk diikuti lewat bahasa verbal dan gambar. Gambar-gambar yang tersaji dalam film pun menarik terlebih pengambilan sudut gambarnya yang variatif. Tak lupa juga adegan-adegan yang berlokasi di Belanda membuat penonton serasa diajak jalan-jalan menikmati sudut kota kincir angin.
Gilang (Gading Marten)
Daud (Dwi Sasono)
Anissa (Renata Kusmanto)
Monday, March 12, 2012
apa itu PT. GMF AA
PT. Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia merupakan anak
perusahaan PT Garuda Indonesia, salah satu perusahaan penerbangan milik
pemerintah Republik Indonesia. GMF Aero Asia didirikan untuk menjadi
salah satu aircraft maintenance solutions provider terbaik di dunia,
yang memiliki reputasi dalam quality, reliability, on-time delivery and
affordability.
GMF Aero Asia telah melayani PT Garuda Indonesia dan perusahaan penerbangan yang lain selama 50 tahun. GMF juga mengembangkan kemampuan, pengalaman dan dikenal baik mempunyai track-record kehandalan yang bagus. GMF juga selalu melakukan restrukturisasi supaya lebih efisien dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya.
Lokasi kantor pusat ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, GMF Aero Asia beroperasi di lahan seluas 115 Ha, membuatnya dikenal menjadi salah satu perusahaan yang menjalankan service maintenance facilities terbesar di Asia. Dengan dukungan lebih dari 2500 teknisi profesional yang handal dan berpengalaman dilengkapi dengan peralatan yang canggih, GMF Aero Asia mampu mengakomodasi kebutuhan berbagai macam jenis pesawat yang digunakan dalam industri penerbangan.
Sejarah Singkat
Tahun 1949, pemerintah Indonesia mendirikan Garuda Indonesia, sebuah perusahaan jasa pelayanan angkutan udara yang ditujukan sebagai sarana untuk mempromosikan pariwisata nasional. Dalam perkembangannya, Garuda Indonesia memahami bahwa ketepatan waktu, keandalan dan kenyamanan adalah kunci sukses untuk mengoptimalkan peranan dan kontribusinya. Untuk itulah, Garuda Maintenance Facilities Support Center didirikan pada tahun 1984. Perkembangan fasilitas perawatan ini secara keseluruhan didanai oleh pemerintah Indonesia. Jumlah investasi yang dikeluarkan dalam 7 tahun pertama mencapai 200 juta dolar dan 63%-nya dikeluarkan untuk mengimpor mesin-mesin dan peralatan berteknologi tinggi.
Dalam usaha mendongkrak kemampuannya, Garuda Maintenance Facilities Support Center bertansformasi menjadi Strategic Business Unit dengan nama GMF, Garuda Maintenance Facilities, pada tahun 1996 dengan mulai melayani tiga operator transportasi udara. Dengan status baru ini GMF memiliki manajemen sendiri namun masih tetap berada dibawah garis pertanggungjawaban PT Garuda Indonesia.
Lepas dari PT Garuda Indonesia pada Agustus 2002 memberikan fleksibilitas yang lebih bagi GMF. Dengan identitas baru, GMF Aero Asia berkembang menjadi salah satu fasilitas perawatan, repair dan overhaul pesawat terbaik dan terbesar di dunia.
Visi
Menciptakan perawatan yang mencakup repair dan overhaul yang kompetitif dalam hal kualitas, biaya, pengiriman dan pelayanan.
Misi
1. Product (Hasil usaha): menjaga kemampuan perawatan pesawat, mesin pesawat dan komponennya agar tetap mampu bersaing dalam hal kualitas, biaya, pengiriman dan service serta pengkalibrasian suatu komponen pesawat.
2. Business (Usaha): meningkatkan pendapatan dan keuntungan.
3. Human resources (sumber daya manusia): menjadikan sumber daya manusia yang profesional dalam industri penerbangan.
Untuk mengenal lingkup kerja PT. GMF AA dapat diuraikan sebagai berikut
1. Hanggar
Hanggar adalah suatu ruangan yang diperuntukan sebagai tempat penyimpanan pesawat agar tidak terkena cuaca yang ekstrim yang dapat merusak pesawat tersebut. Dalam wilayah GMF terdapat 3 hanggar yaitu:
a. Hangar 1
Hangar ini diselesaikan pada tahun 1991 dan di gunakan untuk heavy maintenance pesawat BOEING 747-200 dan BOEING 747-400.Hanggar ini mempunyai luas 21540 m2 . Peralatan-peralatannya meliputi purpose-built scaffol.
b. Hangar 2
Hangar ini dipergunakan untuk perawatan ringan semua tipe pesawat, hangar ini mempunyai luas 22.500 m2 .
c. Hangar 3
Hangar ini dipergunakan untuk heavy mentenance pesawat Boeing 737-200, 300, 400, 500, 600, 700, 800NG, 900ER Airbus 320-200, Mcdonald Douglas 80.Hangar ini mempunyai luas area 22.500 m2 .
Semua Hangar dilengkapi dengan :
- Sistem alarm dan pemadam kebakaran.
- Suplai listrik 400Hz.
- Penerangan Hangar.
- Overhead crane ( hanya di hangar 3 ).
- Aircraft docking.
- Regulated air pressure.
- Aircraft tools and equipment.
- Stock rendition office areas.
2. Engine Shop
Pengoperasian pertama kali pada tahun 1994, diperuntuhkan untuk overhaul engine SPEY, JT8D, JT9D-7Q, CF680C2, APU dan CFM 56-3B1
3. Engine Test Cell
Bangunan ini dipergunakan untuk pengetesan seluruh engine pesawat termasuk APU sampai mencapai 450 KN(100.000 lb) trust, yang diselesaikan pada tahun 1989. Peralatannya meliputi system control untuk semua tipe engine dan APU. Engine-engine yang telah diuji pada engine Test Cell, antara lain SPEY MK555-15H, CF6-80C2, CMF56-3B1, JT8D-9D, JT9D-59/7Q, GTCP36-4A, GTC85-98D dan GTCP-700.
4. Spesial Store
Bangunan ini mempunyai luas 2.268 m2 .
5. Work Shop Building
a. Work Shop 1
Bangunan ini mempunyai luas 10.785 m dan digunakan untuk reparasi dan overhaul dari berbagai macam komponen besar, terdapat juga sheet-metal work shop yang mempunyai kemampuan untuk memperbaiki dan melakukan overhaul untuk komponen boeing 747, DC-10, A-300,DC-9, F-28, Boeing 737 dan juga control penerbangan, radar domesgalleys, engine pylons, cowling dan trust reverse doors dan balancing flight surface. Pada work shop ini terdapat pula areal untuk service dan overhaul brakes, tires, undercarriage, upholstery, sheet, carpet cutting dan panel seperti terdapar pada paint shop, bagian pusat perbaikan dan cleaning area. Selain itu juga mampu membuat Flight Control Cable dan Aircraft Tubing yang membantu menahan panas pada aircraft skin dan composite bounding. Machine Shop pada Work Shop ini memiliki peralatan komputer yang dioperasikan secara horizontal, milling turn table, dua buah horizontal turning latches, grinding for rotary surface, tool and cutter universal & internalgriding, radial, coulomb and bench drilling machine, machine for universal milling, sharping hydraulic pressing, production cut off, metal cutting band sawing, hack sewing, engrawing and pantograph, surface plate and stand, pedestal grinder and vices.
b. Work Shop 2.
Bangunan ini mempunyai luas 11.814 m2, digunakan untuk melayani peralatan komunikasi, navigasi, dan elektronik. Instrument Elektronik Radio dan Avionic (IERA) Shop mencakup reparasi overhaul dan pengetesan instrument penerbang, gyros, peralatan navigasi dan komunikasi, radar cuaca dan autopilot untuk bermacam-macam tipe pesawat termasuk yang dipasang dengan modern digital avionic pada pesawat A-300, BOEING 747, DC-10 dan lain-lain.
Pada Work shop ini juga dilengkapi dengan peralatan test otomatis yang disebut ATEC 5000 dan IRIS 2000 yang merupakan unit pengetesan komputer. Work Shop ini juga memiliki Electrical Mechanical and Oxygen (ELMO) Shop untuk pengetesan pneumatic dan Hydraulic, Fuel Flow, Pompa tekanan bahan baker dan oli. Peralatan pengetesan mencakup CDS test stand, Engine Fuel Component, Mesin pengetesan hydrsulic, Overhoul Komponen Elektrik, Peralatan Oksigen, Life rats dan emergency slide and rats.
Seluruh Work Shop dilengkapi dengan :
- Suplay listrik 400HZ dan 50 HZ
- Uninterrupted Power Supply Systems for Computers and highly sensitive Equipment.
- Crane/ Hoist system (hanya di engine Shop)
- Regulation air pressure
- Air Conditioning
- Stock Rooms
6. Ground Support Equipment (GSE) Centre
Gedung GSE terletak bersebelahan dengan engine shop yang berfungsi menyiapkan Ground Equitment dalam keadaan siap pakai untuk mendukung kelancaran operasional pesawat terbang saat berada di darat. Kegiatannya meliputi pemeriksaan dan penggantian part-part yang rusak, perbaikan equipment dan overhaul engine. Bangunan ini mempunyai luas 5.832 m2.
7. Apron Area
Bangunan ini mempunyai luas 318.000 m2 dan mampu menampung kurang lebih 50 pesawat semua tipe.
8. Utility Building
Fasilitas ini merupakan pusat kelistrikan yang memuat peralatan utama yang diperlukan sebagai electric power source seperti generator dan transformator. Bangunan ini mempunyai luas area 1.215 m2.
9. Material department
Bangunan ini mempunyai luas area 972 m2.
10. Surrounding Property
Surrounding property ini mempunyai luas area 140.000 m2.
11. General Stroage
Merupakan tempat penyimpanan suku cadang.
12. Cover Stroage
Merupakan tempat parkir kendaraan-kendaraaan GSE.
13. Industrial waste Treatment.
Merupakan bangunan khusus yang digunakan untuk menampung limbah yang berasal dari seluruh fasilitas.
14.Office
Merupakan pusat kegiatan administrasi perusahaan PT. GMF Aero Asia.
15.Environment
Merupakan lahan penunjang bagi gedung-gedung maupun fasilitas lain yang terdapat di PT. GMF Aero Asia.
GMF Aero Asia telah melayani PT Garuda Indonesia dan perusahaan penerbangan yang lain selama 50 tahun. GMF juga mengembangkan kemampuan, pengalaman dan dikenal baik mempunyai track-record kehandalan yang bagus. GMF juga selalu melakukan restrukturisasi supaya lebih efisien dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggannya.
Lokasi kantor pusat ada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, GMF Aero Asia beroperasi di lahan seluas 115 Ha, membuatnya dikenal menjadi salah satu perusahaan yang menjalankan service maintenance facilities terbesar di Asia. Dengan dukungan lebih dari 2500 teknisi profesional yang handal dan berpengalaman dilengkapi dengan peralatan yang canggih, GMF Aero Asia mampu mengakomodasi kebutuhan berbagai macam jenis pesawat yang digunakan dalam industri penerbangan.
Sejarah Singkat
Tahun 1949, pemerintah Indonesia mendirikan Garuda Indonesia, sebuah perusahaan jasa pelayanan angkutan udara yang ditujukan sebagai sarana untuk mempromosikan pariwisata nasional. Dalam perkembangannya, Garuda Indonesia memahami bahwa ketepatan waktu, keandalan dan kenyamanan adalah kunci sukses untuk mengoptimalkan peranan dan kontribusinya. Untuk itulah, Garuda Maintenance Facilities Support Center didirikan pada tahun 1984. Perkembangan fasilitas perawatan ini secara keseluruhan didanai oleh pemerintah Indonesia. Jumlah investasi yang dikeluarkan dalam 7 tahun pertama mencapai 200 juta dolar dan 63%-nya dikeluarkan untuk mengimpor mesin-mesin dan peralatan berteknologi tinggi.
Dalam usaha mendongkrak kemampuannya, Garuda Maintenance Facilities Support Center bertansformasi menjadi Strategic Business Unit dengan nama GMF, Garuda Maintenance Facilities, pada tahun 1996 dengan mulai melayani tiga operator transportasi udara. Dengan status baru ini GMF memiliki manajemen sendiri namun masih tetap berada dibawah garis pertanggungjawaban PT Garuda Indonesia.
Lepas dari PT Garuda Indonesia pada Agustus 2002 memberikan fleksibilitas yang lebih bagi GMF. Dengan identitas baru, GMF Aero Asia berkembang menjadi salah satu fasilitas perawatan, repair dan overhaul pesawat terbaik dan terbesar di dunia.
Visi
Menciptakan perawatan yang mencakup repair dan overhaul yang kompetitif dalam hal kualitas, biaya, pengiriman dan pelayanan.
Misi
1. Product (Hasil usaha): menjaga kemampuan perawatan pesawat, mesin pesawat dan komponennya agar tetap mampu bersaing dalam hal kualitas, biaya, pengiriman dan service serta pengkalibrasian suatu komponen pesawat.
2. Business (Usaha): meningkatkan pendapatan dan keuntungan.
3. Human resources (sumber daya manusia): menjadikan sumber daya manusia yang profesional dalam industri penerbangan.
Untuk mengenal lingkup kerja PT. GMF AA dapat diuraikan sebagai berikut
1. Hanggar
Hanggar adalah suatu ruangan yang diperuntukan sebagai tempat penyimpanan pesawat agar tidak terkena cuaca yang ekstrim yang dapat merusak pesawat tersebut. Dalam wilayah GMF terdapat 3 hanggar yaitu:
a. Hangar 1
Hangar ini diselesaikan pada tahun 1991 dan di gunakan untuk heavy maintenance pesawat BOEING 747-200 dan BOEING 747-400.Hanggar ini mempunyai luas 21540 m2 . Peralatan-peralatannya meliputi purpose-built scaffol.
b. Hangar 2
Hangar ini dipergunakan untuk perawatan ringan semua tipe pesawat, hangar ini mempunyai luas 22.500 m2 .
c. Hangar 3
Hangar ini dipergunakan untuk heavy mentenance pesawat Boeing 737-200, 300, 400, 500, 600, 700, 800NG, 900ER Airbus 320-200, Mcdonald Douglas 80.Hangar ini mempunyai luas area 22.500 m2 .
Semua Hangar dilengkapi dengan :
- Sistem alarm dan pemadam kebakaran.
- Suplai listrik 400Hz.
- Penerangan Hangar.
- Overhead crane ( hanya di hangar 3 ).
- Aircraft docking.
- Regulated air pressure.
- Aircraft tools and equipment.
- Stock rendition office areas.
2. Engine Shop
Pengoperasian pertama kali pada tahun 1994, diperuntuhkan untuk overhaul engine SPEY, JT8D, JT9D-7Q, CF680C2, APU dan CFM 56-3B1
3. Engine Test Cell
Bangunan ini dipergunakan untuk pengetesan seluruh engine pesawat termasuk APU sampai mencapai 450 KN(100.000 lb) trust, yang diselesaikan pada tahun 1989. Peralatannya meliputi system control untuk semua tipe engine dan APU. Engine-engine yang telah diuji pada engine Test Cell, antara lain SPEY MK555-15H, CF6-80C2, CMF56-3B1, JT8D-9D, JT9D-59/7Q, GTCP36-4A, GTC85-98D dan GTCP-700.
4. Spesial Store
Bangunan ini mempunyai luas 2.268 m2 .
5. Work Shop Building
a. Work Shop 1
Bangunan ini mempunyai luas 10.785 m dan digunakan untuk reparasi dan overhaul dari berbagai macam komponen besar, terdapat juga sheet-metal work shop yang mempunyai kemampuan untuk memperbaiki dan melakukan overhaul untuk komponen boeing 747, DC-10, A-300,DC-9, F-28, Boeing 737 dan juga control penerbangan, radar domesgalleys, engine pylons, cowling dan trust reverse doors dan balancing flight surface. Pada work shop ini terdapat pula areal untuk service dan overhaul brakes, tires, undercarriage, upholstery, sheet, carpet cutting dan panel seperti terdapar pada paint shop, bagian pusat perbaikan dan cleaning area. Selain itu juga mampu membuat Flight Control Cable dan Aircraft Tubing yang membantu menahan panas pada aircraft skin dan composite bounding. Machine Shop pada Work Shop ini memiliki peralatan komputer yang dioperasikan secara horizontal, milling turn table, dua buah horizontal turning latches, grinding for rotary surface, tool and cutter universal & internalgriding, radial, coulomb and bench drilling machine, machine for universal milling, sharping hydraulic pressing, production cut off, metal cutting band sawing, hack sewing, engrawing and pantograph, surface plate and stand, pedestal grinder and vices.
b. Work Shop 2.
Bangunan ini mempunyai luas 11.814 m2, digunakan untuk melayani peralatan komunikasi, navigasi, dan elektronik. Instrument Elektronik Radio dan Avionic (IERA) Shop mencakup reparasi overhaul dan pengetesan instrument penerbang, gyros, peralatan navigasi dan komunikasi, radar cuaca dan autopilot untuk bermacam-macam tipe pesawat termasuk yang dipasang dengan modern digital avionic pada pesawat A-300, BOEING 747, DC-10 dan lain-lain.
Pada Work shop ini juga dilengkapi dengan peralatan test otomatis yang disebut ATEC 5000 dan IRIS 2000 yang merupakan unit pengetesan komputer. Work Shop ini juga memiliki Electrical Mechanical and Oxygen (ELMO) Shop untuk pengetesan pneumatic dan Hydraulic, Fuel Flow, Pompa tekanan bahan baker dan oli. Peralatan pengetesan mencakup CDS test stand, Engine Fuel Component, Mesin pengetesan hydrsulic, Overhoul Komponen Elektrik, Peralatan Oksigen, Life rats dan emergency slide and rats.
Seluruh Work Shop dilengkapi dengan :
- Suplay listrik 400HZ dan 50 HZ
- Uninterrupted Power Supply Systems for Computers and highly sensitive Equipment.
- Crane/ Hoist system (hanya di engine Shop)
- Regulation air pressure
- Air Conditioning
- Stock Rooms
6. Ground Support Equipment (GSE) Centre
Gedung GSE terletak bersebelahan dengan engine shop yang berfungsi menyiapkan Ground Equitment dalam keadaan siap pakai untuk mendukung kelancaran operasional pesawat terbang saat berada di darat. Kegiatannya meliputi pemeriksaan dan penggantian part-part yang rusak, perbaikan equipment dan overhaul engine. Bangunan ini mempunyai luas 5.832 m2.
7. Apron Area
Bangunan ini mempunyai luas 318.000 m2 dan mampu menampung kurang lebih 50 pesawat semua tipe.
8. Utility Building
Fasilitas ini merupakan pusat kelistrikan yang memuat peralatan utama yang diperlukan sebagai electric power source seperti generator dan transformator. Bangunan ini mempunyai luas area 1.215 m2.
9. Material department
Bangunan ini mempunyai luas area 972 m2.
10. Surrounding Property
Surrounding property ini mempunyai luas area 140.000 m2.
11. General Stroage
Merupakan tempat penyimpanan suku cadang.
12. Cover Stroage
Merupakan tempat parkir kendaraan-kendaraaan GSE.
13. Industrial waste Treatment.
Merupakan bangunan khusus yang digunakan untuk menampung limbah yang berasal dari seluruh fasilitas.
14.Office
Merupakan pusat kegiatan administrasi perusahaan PT. GMF Aero Asia.
15.Environment
Merupakan lahan penunjang bagi gedung-gedung maupun fasilitas lain yang terdapat di PT. GMF Aero Asia.
Subscribe to:
Comments (Atom)